PENINGKATAN FOKUS BELAJAR ANAK MENGGUNAKAN GAME BASED LEARNING DI SDN 1 KEMIRI
PENINGKATAN FOKUS
BELAJAR ANAK MENGGUNAKAN
GAME BASED
LEARNING DI SDN 1 KEMIRI
Oleh : Siti Nur Alfiah, S.Pd.I
Abstrak
Pendidikan Agama Islam berperan penting dalam membentuk
karakter dan moral siswa, tetapi rendahnya minat dan fokus belajar masih
menjadi tantangan dalam pembelajaran. Salah satu metode yang dapat digunakan
adalah Game Based Learning, yaitu pembelajaran yang mengintegrasikan
unsur permainan agar lebih interaktif dan menyenangkan. Penelitian ini
bertujuan meningkatkan fokus pembelajaran PAI di SDN 1 Kemiri melalui metode game
based learning dengan menggunakan Penelitian Tindakan dalam dua siklus.
Hasil penelitian menunjukkan peningkatan fokus belajar siswa dari 60% pada
siklus I menjadi 88% pada siklus II, sehingga metode game based learning
terbukti efektif meningkatkan fokus pembelajaran PAI di SDN 1 Kemiri.
Kata kunci : Pendidikan Agama Islam, Game Based Learning, fokus
belajar, pembelajaran interaktif, Penelitian Tindakan Kelas
Pendahuluan :
Pendidikan Agama
Islam (PAI) adalah pelajaran yang penting untuk membentuk akhlak, sikap, dan
karakter siswa. Namun, saat pembelajaran berlangsung masih ada siswa yang
kurang fokus dan mudah bosan, sehingga materi yang disampaikan guru kurang
dipahami dengan baik.
Agar pembelajaran
lebih menarik, guru dapat menggunakan metode Game Based Learning (GBL).
Metode ini menggunakan permainan dalam proses belajar sehingga siswa lebih
semangat, aktif, dan tidak mudah bosan saat mengikuti pelajaran PAI.
Berdasarkan hal
tersebut, penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan fokus belajar siswa pada
mata pelajaran PAI di SDN 1 Kemiri melalui metode Game Based Learning.
Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang
dilakukan dalam dua siklus untuk melihat peningkatan fokus belajar siswa selama
pembelajaran berlangsung.
Metode Penelitian :
Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas
(PTK) dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Penelitian dilaksanakan di
kelas V SDN 1 Kemiri dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap
perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah
siswa kelas V yang mengikuti pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Data
dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan hasil pengamatan fokus belajar
siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Metode Game Based Learning
diterapkan untuk membantu meningkatkan fokus dan keaktifan siswa dalam
pembelajaran PAI.
Hasil Penelitian dan Pembahasan :
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Game
Based Learning dapat meningkatkan fokus belajar siswa pada mata pelajaran
Pendidikan Agama Islam (PAI) di kelas V SDN 1 Kemiri. Penelitian ini dilakukan
pada 19 siswa yang terdiri dari 9 siswa laki-laki dan 10 siswi perempuan. Pada
siklus I, siswa mulai menunjukkan ketertarikan dan lebih aktif saat
pembelajaran berlangsung. Fokus belajar siswa mencapai 60%, namun masih ada
beberapa siswa yang mudah terdistraksi dan kurang aktif dalam mengikuti kegiatan
pembelajaran.
Pada siklus II, pembelajaran dilakukan dengan perbaikan dari
siklus sebelumnya sehingga suasana belajar menjadi lebih menarik dan siswa
lebih terlibat dalam kegiatan permainan edukatif. Hasilnya, fokus belajar siswa
meningkat menjadi 88%. Siswa terlihat lebih semangat, aktif bertanya, dan mampu
mengikuti pembelajaran dengan lebih baik.
Berdasarkan hasil tersebut, metode Game Based Learning
terbukti efektif dalam meningkatkan fokus belajar siswa pada mata pelajaran
PAI. Penggunaan permainan dalam pembelajaran membuat siswa lebih tertarik dan
tidak mudah bosan, sehingga proses belajar menjadi lebih menyenangkan dan mudah
dipahami.
Kesimpulan :
Penerapan metode Game Based Learning dapat
meningkatkan fokus belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam
(PAI) di kelas V SDN 1 Kemiri. Penelitian ini dilakukan pada 19 siswa, terdiri
dari 9 laki-laki dan 10 perempuan. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan
fokus belajar dari 60% pada siklus I menjadi 88% pada siklus II setelah
dilakukan perbaikan dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, metode Game
Based Learning terbukti efektif karena membuat pembelajaran PAI lebih
menarik, menyenangkan, dan membantu siswa lebih fokus saat belajar.
Saran :
Saran dari penelitian ini adalah penerapan Game Based
Learning dapat terus digunakan dalam pembelajaran PAI karena cukup membantu
meningkatkan fokus belajar siswa, namun pelaksanaannya sebaiknya disesuaikan
dengan kondisi kelas, materi, dan kemampuan siswa agar tetap berjalan dengan
nyaman dan tidak terasa dipaksakan. Guru juga dapat memilih bentuk permainan
yang sederhana dan mudah dipahami supaya tujuan pembelajaran tetap tercapai
tanpa mengganggu proses belajar. Selain itu, siswa diharapkan tetap mengikuti
pembelajaran dengan baik meskipun dilakukan melalui permainan, sehingga materi
yang disampaikan dapat dipahami dengan optimal.
Profile Penulis :
Nama : Siti Nur Alfiah
NIP : 198112022023212003
Unit Kerja : SDN 1
Kemiri
Komentar
Posting Komentar