IMPLEMENTASI METODE VIDEO PEMBELAJARAN SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK DI SDN 1 BATURAGUNG
IMPLEMENTASI
METODE VIDEO PEMBELAJARAN SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA
DIDIK DI SDN 1 BATURAGUNG
Oleh:
Ani Rohkayati, S.PdI
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik
melalui implementasi metode video pembelajaran di SDN 1 Baturagung. Penelitian
ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan
dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas I yang berjumlah
34 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket motivasi
belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan video
pembelajaran dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Hal ini
terlihat dari peningkatan skor motivasi belajar dari pra-siklus sebesar 60%
(kategori rendah), meningkat pada siklus I menjadi 72% (kategori sedang), dan
pada siklus II menjadi 88% (kategori tinggi). Dengan demikian, metode video
pembelajaran efektif dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik di SDN 1
Baturagung.
BAB
I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Motivasi belajar merupakan faktor penting dalam keberhasilan proses
pembelajaran. Peserta didik yang memiliki motivasi tinggi cenderung lebih
aktif, antusias, dan memiliki hasil belajar yang lebih baik. Namun, dalam
kenyataannya, masih banyak peserta didik yang memiliki motivasi belajar rendah,
khususnya pada jenjang Sekolah Dasar.
Salah
satu penyebab rendahnya motivasi belajar adalah penggunaan metode pembelajaran
yang kurang menarik. Guru masih banyak menggunakan metode ceramah yang membuat
peserta didik cepat bosan. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pembelajaran
yang mampu menarik perhatian peserta didik.
Salah
satu alternatif yang dapat digunakan adalah metode video pembelajaran. Video
pembelajaran mampu menyajikan materi secara visual dan audio sehingga lebih
menarik dan mudah dipahami. Dengan demikian, diharapkan motivasi belajar
peserta didik dapat meningkat.
B.
Rumusan Masalah
- Bagaimana
implementasi metode video pembelajaran di SDN 1 Baturagung?
- Apakah metode video
pembelajaran dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik?
C.
Tujuan Penelitian
- Mendeskripsikan
implementasi metode video pembelajaran.
- Meningkatkan
motivasi belajar peserta didik melalui video pembelajaran.
BAB
II KAJIAN PUSTAKA
A. Motivasi Belajar
Motivasi belajar adalah dorongan internal dan eksternal yang mendorong peserta
didik untuk belajar dan mencapai tujuan pembelajaran.
B. Media Video Pembelajaran
Video pembelajaran merupakan media audio-visual yang menyajikan informasi
secara menarik dan interaktif sehingga memudahkan peserta didik dalam memahami
materi.
C.
Kelebihan Video Pembelajaran
- Menarik perhatian
peserta didik
- Mempermudah
pemahaman materi
- Meningkatkan minat
dan motivasi belajar
BAB
III METODOLOGI PENELITIAN
A. Jenis Penelitian
Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK).
B. Subjek Penelitian
Subjek penelitian adalah peserta didik kelas V SDN 1 Baturagung yang berjumlah
26 siswa.
C. Desain Penelitian
Penelitian dilakukan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari:
- Perencanaan
- Pelaksanaan
- Observasi
- Refleksi
D.
Teknik Pengumpulan Data
- Observasi
- Angket motivasi
belajar
- Dokumentasi
E. Teknik Analisis Data
Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan menghitung persentase
peningkatan motivasi belajar.
BAB
IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A.
Hasil Penelitian
- Pra-Siklus
Motivasi belajar peserta didik masih rendah. Banyak siswa kurang aktif dan kurang memperhatikan pembelajaran. Skor motivasi mencapai 60%. - Siklus
I
Pada siklus I, guru mulai menggunakan video pembelajaran. Peserta didik terlihat lebih tertarik, namun belum maksimal. Skor motivasi meningkat menjadi 72%. - Siklus
II
Pada siklus II, penggunaan video pembelajaran lebih optimal dan interaktif. Peserta didik lebih aktif dan antusias. Skor motivasi meningkat menjadi 88%.
B. Pembahasan
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan video pembelajaran mampu
meningkatkan motivasi belajar peserta didik secara signifikan. Hal ini karena
video mampu menyajikan materi secara menarik dan tidak membosankan.
Peserta
didik menjadi lebih fokus dan aktif selama pembelajaran berlangsung. Selain
itu, kombinasi visual dan audio dalam video membantu peserta didik memahami
materi dengan lebih baik.
BAB
V PENUTUP
A. Kesimpulan
Implementasi metode video pembelajaran terbukti dapat meningkatkan motivasi
belajar peserta didik di SDN 1 Baturagung.
B.
Saran
- Guru disarankan
menggunakan video pembelajaran secara rutin.
- Sekolah perlu
menyediakan fasilitas pendukung pembelajaran berbasis teknologi.
- Peneliti selanjutnya
dapat mengembangkan media pembelajaran yang lebih inovatif.
Komentar
Posting Komentar